Jhon SE Panggabean: “Jangan Takut dan Kehilangan Sukacita Merayakan Natal Di Masa Pandemi Covid-19”
Namun, secara tiba-tiba dirinya merasa sakit. Awalnya sakit asam urat, hingga kemudian Jhon diagnosis dokter, dan diidentifikasi mengenai sesuatu penyakit, dengan lima macam penyakit yang paling berat adalah autoimun dan ususnya luka akibat pengaruh obat yang membuatnya muntah berbulan-bulan lamanya. Penyakit yang dideritanya ini menyebabkan dia kehilangan lebih dari separuh berat badannya dan mengharuskan dia memakai kursi roda serta tidak boleh terkena paparan sinar matahari. Tetapi dengan kuasa ajaib dari Tuhan, dia diperkenankan untuk kembali merasakan kesembutan dari Tuhan.
Setelah sembuh, maka sebagai ucapan syukur Jhon menciptakan beberapa lagu pujian yang dinyanyikan sendiri antara lain berjudul “Kubersyukur padaMu Tuhan”, lagu teresebut bisa disaksikan di youtube dengan cara klik link ini: https://youtu.be/qGkF3U4yjYw Ketua DPC Peradi SAI Jakarta Timur ini adalah pengacara yang tergolong sukses karena banyak orang memakai jasanya di bidang hukum termasuk kasus-kasus besar yang ditanganinya sehingga tak bisa dipungkiri dalam segi finansial diberkati.
Namun setelah sakit berkepanjangan yang bertahahun-tahun, sampai untuk menutupi biaya pengobatannya saja sampai terpaksa menjual barang-barang yang dimilikinya seperti mobil. Bahkan, semua tabungan terkuras, semua ludes digunakan untuk membayar biaya berobat puluhan kali opname di beberapa rumah sakit, termasuk sampai berobat Pantai Hospital Penang, serta biaya operasional kantor dan biaya hidup yang tanpa income. Sebenarnya biaya medis itu bisa sedikit ditekan andai saja dia memiliki asuransi kesehatan. Namun karena merasa sehat terus dan sangat mampu membuatnya enggan mengurus asuransi.
