CEO PT. Berdikari Insurance, J.S. Simatupang, S.H., M.H.; Tulus Suarakan Kebenaran Demi Rakyat

Tentu, dengan amanah ini, menurutnya ada kiat-kiat yang dibutuhkan. Jujur untuk melaksanakan apa yang dibutuhkan masyarakat, perusahaan dan aturan yang mesti diikuti. Dan kini, PT. Berdikari Insurance telah banyak mengalami perubahan dalam berbagai kebijakannya dan saat ini tengah berupaya melakukan pengembangan yang agresif dalam mencapai pertumbuhan potensial, dinamis dan juga tingkat profesionalisme yang lebih baik untuk mengantisipasi terhadap era globalisasi.

Pemilik slogan, “jangan pernahpembunyikan kebenaram serta jangan berlebihan lakukan pembenaran yang belum pasti benar. Dan, lebih baik jadi kepala ikan teri daripada jadi ekor ikan paus.” Sebagai CEO, pemimpin paling puncak di perusahaan ini, JS selalu membebat diri untuk tetap adaptif di setiap keadaan, apalagi di situasi pandemi seperti sekarang. Namun tak pernah berhenti suarakan kebenaran. Dia selalu lantang menyuarakan kebenaran. “Yang penting,” katanya. “Kebenaran yang kita suarakan harus dilandaskan pada sebuah kasih yang tulus.”

Sementara perhatiannya sebagai aktifitas Dalihan Natolu, JS Simatupang tak pernah kompromi, justru selalu berpegang teguh melakukan filosofi Batak; “Somba Marhula Hula Elek Marburu dan Manat Mardongan Tubu.” Secara khusus dalam ungkapan Batak; Manat Mardongan Tubu yaitu; bahwa jangan pernah tersengaja mencederai hubungan persaudaraan, yang dalam tradisi Batak persaudaran satu marga itu satu, sejiwa dalam satu bahasa. Sebaliknya jangan juga karena kekayaan jabatan marwah daripada adat Manat Mardongan Tubu hilang. Maka bahasa yang sering dia lontarkan “Tongka pajolo gogo papudi uhum.” Artinya dalam bertindak tak boleh memakai kekerasan lebih dulu baru sesudah itu mencari hukum. (Hojot Marluga)

Hojot Marluga

Belajar Filosofi Air

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

16 + five =