Kamaruddin Simanjuntak: Selalu Berserah Kepada Tuhan Elohim
Ajakan Move On
Tentu jika bicara tentang makar, sejak sejarah Indonesia ini ada, dari pemerintahan Soekarno sampai sekarang pemerintahan Joko Widodo, makar itu ada. Katakan saja misalnya, masa pemerintah Gus Dur, di mana Megawati Soekarnoputri sebagai Wakil Presiden. Saat itu Gus Dur hendak mengangkat Kapolri, akan tetapi tiba-tiba Megawati meralat dengan cara mengutus/memilih yang lain sebagai Kapolri. Itu bentuk ketidakpatuhan “In Subordinasi” wakil presiden kepada presiden.” Selanjutnya menumbangkan atau merebut kekuasaan Presiden dari tangan Gus Dur pasca 21 bulan berkuasa.
Selanjutnya, kisah hubungan antara Megawati dengan Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY). Waktu itu santer perjanjian keduanya, bahwa SBY tak akan menjadi rival bagi Megawati untuk mencalonkan diri sebagai Calon Presiden RI. Tetapi, apa yang terjadi? SBY diam-diam mendirikan Partai Demokrat bersama dengan tokoh-tokoh lain. Isu SBY mendirikan partai sampai juga ke suami Megawati, (alm.) Taufiq Keimas, dan bertanya perihal isu itu. (Hojot Marluga)
