Peresmian Gedung Sekolah Minggu GPI Kota Wisata Ditandai Pelepasan Balon & Pengguntingan Pita

suaratapian.com-Sukacita besar menyelimuti jemaat Gereja Pentakosta di Indonesia (GPI) Jemaat Kota Wisata. Setelah penantian panjang selama enam tahun, gereja yang berada di kawasan Kota Wisata Cibubur ini akhirnya resmi memiliki Gedung Sekolah Minggu yang baru. Peresmian gedung yang telah lama dinantikan itu dilaksanakan pada hari Minggu, 13 September 2026, dalam sebuah ibadah syukur yang penuh khidmat dan kebahagiaan. Rangkaian acara peresmian ditandai dengan dua momen simbolis yang menjadi pusat perhatian jemaat, yakni pelepasan balon ke udara dan pengguntingan pita sebagai tanda dibukanya gedung untuk pelayanan.

Pelepasan balon dilakukan langsung oleh Gembala Sidang GPI Kota Wisata, Pdt. H.D. Manurung bersama istri, sebagai simbol harapan dan doa agar pelayanan anak-anak di tempat ini terus terbang tinggi dan menjangkau banyak jiwa.

Balon-balon warna-warni yang dilepaskan ke langit Kota Wisata disambut tepuk tangan meriah dari anak-anak Sekolah Minggu dan seluruh jemaat yang hadir, menandai dimulainya era baru pelayanan generasi di gereja tersebut.

Acara kemudian dilanjutkan dengan prosesi pengguntingan pita yang menjadi puncak seremoni peresmian gedung. Pengguntingan pita dilakukan oleh Ketua Umum Gereja Pentakosta di Indonesia, Rev. Dr. M.H. Siburian, didampingi oleh donatur utama pembangunan gedung, Pnt. Dr. Rekson Sitorus, SH.

Dengan diguntingnya pita tersebut, secara resmi Gedung Sekolah Minggu GPI Kota Wisata dinyatakan siap digunakan untuk mendidik dan membina anak-anak dalam iman Kristen.

Dalam sambutannya yang penuh rasa syukur, Pnt. Dr. Rekson Sitorus mengungkapkan perjalanan panjang pembangunan gedung ini yang tidak lepas dari berbagai tantangan.

“Sebenarnya pembangunan Sekolah Minggu ini sudah lama tertunda. Peletakan batu pertama dilakukan di awal masa COVID-19. Tetapi oleh karena COVID, tertunda-tunda sekian lama dan banyak hal,” ujar Rekson di hadapan jemaat.

Ia menambahkan, bahwa penyelesaian gedung ini semata-mata karena berkat dan pertolongan Tuhan yang luar biasa bagi jemaat GPI Kota Wisata. “Tapi inilah hari yang boleh kita berbahagia, di saat kita secara khusus di GPI Kota Wisata, gedung sekolah ini sudah dapat kita selesaikan pembangunan fisiknya dan hari ini telah diresmikan oleh Bapak Ketua Umum. Semua semata-mata berkat Tuhan,” tegasnya.

Kesaksian senada juga disampaikan oleh Gembala Sidang, Pdt. H.D. Manurung atau yang akrab disapa Douglas Manurung, yang mengingat kembali sejarah berdirinya jemaat di tempat tersebut.

Menurutnya, peletakan batu pertama gedung Sekolah Minggu dilakukan pada tahun 2020, tepat di awal pandemi, di mana jemaat mulai merintis pelayanan di lokasi tersebut.

“Bapak Ketua Umum yang kami hormati, gereja kita mulai berdiri tahun 2020, baru tahun 2026 ini bisa selesai dibangun dan sudah melayani di tempat ini,” kata Pdt. Douglas.

Ia juga mengenang bahwa GPI Kota Wisata sendiri pertama kali diresmikan pada tahun 2013, setelah melalui pergumulan yang tidak mudah. “Bangunan gereja sebelumnya pernah dirobohkan oleh Satpol PP Kabupaten Bogor waktu itu. Tapi kemudian oleh karena pertolongan Tuhan dengan cara-Nya yang ajaib, sehingga gereja kita bisa berdiri kembali dan hari ini kita bisa meresmikan gedung Sekolah Minggu,” ungkapnya dengan haru.

Sejarah panjang penuh liku tersebut membuat peresmian gedung kali ini terasa sangat istimewa dan penuh makna bagi seluruh jemaat.

Sementara itu, Ketua Umum GPI, Rev. Dr. M.H. Siburian dalam khotbah peresmiannya menekankan pentingnya keluarga dan pelayanan anak sebagai fondasi gereja masa depan.

Menurutnya, kualitas generasi mendatang sangat ditentukan oleh kualitas pembinaan generasi saat ini.

Hojot Marluga

Belajar Filosofi Air

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

nineteen + 19 =